Senin, 21 Maret 2022

Kembali kediri sendiri.

 


Apapun pemikiran dan pengetahuan itu kembali ke diri kita sendiri. Coba perhatikan hal sederhana. Kita tahu bahwa jeruk itu warnya kuning. Rasanya manis. Kalau dijatuhkan akan bersuara lembut. perhatikan fakta dan realita. Warna jeruk, rasa jeruk, suara jatuh jeruk, itu relaita. Tetapi bukan fakta. Warna itu ada karena mata kita. Rasa manis itu ada karena lidah kita. Suara lembut itu karena telinga kita. Faktanya tidak ada kaitannya dengan realitas jeruk sebagai sebuah konsepsi. Ilmu pengetahuan mengacaukan pemikiran kita semua. Kadang bias membuat orang makin bego. Kadang jadi ambigu membuat kita bingung.


Mengapa ? sebenarnya pemikiran itu hanya konsepsi tentang realitas. Dari konsepsi itu terbentuklah persepsi orang. Idiologi lahir dari konsepsi dan persepsi itu. Makanya saya kagum dengan bapak pendiri bangsa yang menolak menetapkan Pancasila sebagai idiologi. Justru pancasila itu dialektika dari idiologi. Itupun tidak bebas dialektikanya. Karena dicluster dan dikunci pada lima sila saja. Lima sila pun menempatkan urutan pertama pada Ketuhanan Yang Maha Esa. Deadduck dah pemikiran idiologi apapun.


Pada waktu diskusi dengan jenderal China di Jilin saya sempat terkejut. “ Prinsip berpikir negara paling hebat adalah Indonesia. Lahirnya Pancasila, itu lahir dari pemikiran Tan Malaka.” Katanya. Dia pergi ke rak buku, Dia ambil salah satu buku. Ada photo Tan Malaka. “ Buku inilah yang menginspirasi para pendiri negara anda. Sehingga saat republik didirikan tidak terjebak dalam isme yang saat itu dunia sedang terbelah antara kiri dan kanan.


Indonesia didirikan bukan bertumpu kepada state welfare atau sosialisme, atas dasar kelompok masyarakat atau golongan. Bukan kontrak politik antara masyarakat dengan negara. Tetapi kontrak politik antara rakyat dengan Tuhan. Lebih radikalnya, kontrak antara rakyat dengan dirinya sendiri. Hanya ada antara manusia dengan Tuhan saja. Ini juga jadi inspirasi kami untuk mereformasi sisetm komunisme Mao.Makanya bapak Deng, pernah berkata dengan mengutip apa kata Liu Bocheng, pepatah Sichuan “ Tidak masalah mau kucing kuning atau kucing hitam, asalkan bisa menangkap tikus. “ Hidup soal pilihan. Orang bebas berpikir seperti apa yang dia mau. Engga bisa negara campuri. Engga perlu paranoid.


Karena pada akhinrya setiap orang harus bisa menghidupi dirinya sendiri dan mati sendiri sendiri juga. Tugas negara memastikan setiap orang punya kebebasan mendapatkan kesempatan untuk dirinya senndiri. Mencari rezeki mudah dan bebas dari ancaman dalam bentuk apapun. Soal materi itu kan hanya sizing saja, yang tiap orang berbeda. Ya keadilan yang proporsional.


“ Uda kenapa pelit? Tanya Yuni satu waktu. “ Karena saya menghargai kamu sebagai pribadi. Kamu harus bisa menghidupi diri kamu sendiri, dan tugas saya hanya memberikan kesempatan kamu berkembang. Kalau saya terus beri, sampai mati kamu tidak akan bisa mandiri dan pasti lost respect. Mau ?


Sabtu, 19 Maret 2022

Mari focus kepada diri sendiri






Hampir semua konglomerat di Indonesia punya ratusan anak perusahaan. Tetapi perusahaan itu semua berada secara langsung atau tidak langsung di bawah satu holding Company yang terdaftar di Singapore, Hong kong  atau offshore. Mengapa ? pertama alasan lebih mudah menyamarkan kepemilikan. Jadi mereka bisa terhindar dari pajak berganda. Banyak bank kelas dunia yang bisa atur layering uang mereka tanpa tersentuh pajak dan negara. 


Kedua, mereka lebih mudah mendapatkan sumber pendanaan melalui anak perusahaan yang IPO. Kemudian value saham anak perusahaan itu akan meningkatkan portfoilio holding untuk lakukan leverage lewat sumber dana global. Artinya secara hukum semua sumber daya anak perusahaan juga sudah digadaikan secara global, Sementara mereka sudah dapat uang didepan. Apapun yang terjadi pada anak perusahaan, mereka sudah dapat cuan lebih dulu.


Misal, katakanlah presiden berganti. Dia nasionalisasi perusahaan yang menguasai SDA. Apakah para konglomerat itu rugi? Tidak. Karena mereka sudat dapat capital gain di depan dan leverage melalui pasar uang di Eropa dan AS. Yang korban adalah pasar uang global. Apa negara lain diam saja? Ya pasti mereka akan lakukan aksi sanksi ekonomi. Seperti yang terjadi di Venezuela. Kalau Indoesia kena sanksi ekonomi, hanya 45 hari langsung collapse. Lah 80% devisa milik swasta yang kapan saja bisa di blok oleh AS dan Eropa. Bubar indonesia.


Mengapa saya sampaikan hal ini. Bukan nakuti atau pesimis atas situasi ekonomi negara. Tetapi mengajak anda semua melek situasi. Bukan hanya Indonesia, negara di seluruh dunia sudah terjebak dengan pasar uang dunia. Kita tidak sekuat RUsia, atau China yang punya kemandirian dari segi produksi. Negeri ini, peniti aja kita masih impor. Baju yang kita kenakan, 80%  berasal dari impor. Semua barang modern berasal dari luar. Artinya kita harus realistis. Hadapi realita dengan kerja keras,  bukan omongan dan mengeluh diperkeras.


Tidak ada istilah terlambat. Mari mulai sekarang focus kepada kemandirian ekonomi. Jauhkan diri dari drama politik omong kosong. Para elite itu tidak punya agenda besar, kecuali besarkan pribadi dan partai  mereka saja. Mereka tahu idealisme Pancasila sudah di dalam sempak saat SBN hanya laku apabila di underwrite oleh banker asing dan kopi di starbuck lebih nikmat dari pada kopi jongkok

 

Selasa, 15 Maret 2022

Mengapa Rusia serang ukrania

 




Sebelum tidur Oma tanya “ Pah, kenapa sih Rusia itu sampai segitunya ingin kuasai Ukrania. Tahu tahu nyerang Ukrania“


“ Sebenarnya itu engga datang mendadak. Tetapi proses sebab akibat yang sudah berlangsung lama. Susah jelaskan ke mama. Cuekin ajalah ma. Yang lain aja tanyanya.”


“ jelasin aja pah.” 


“ Ya ya, Gini ya. ( mikir gimana jelasin yang mudah).


“ Ya gimana?


“ Tadinya setelah perang dunia kedua. Ukrania dan negara Eropa timur itu adalah bagian negara Union Soviet. Kemudian terjadi perang dingin antara Union Soviet dengan AS. Union Soviet membuat pakta pertahanan bersama dengan negara Eropa TImur. Namanya Pakta Warsawa. Tujuannya melawan kekuatan AS dan Sekutu yang sudah membentuk NATO.


Tetapi selama perang dingin itu. Pihak Union Soviet membangun dengan dokrin Komunis. Terkenal kejam. Rakyat dikekang dan dicurigai. Pembangunan tidak terjadi meluas. Ekonomi diarahkan untuk mambangun persenjataan. Sementara Negara Eropa dan AS, rakyatnya menikmati kebebasan. Ekonomi mereka berkembang pesat. Kemakmuran terjadi meluas. Tentu ini menimbulkan iri rakyat Union Soviet.”


“ Terus pah..”


“ Nah tahun 85 Presiden Union Soviet mekakukan reformasi Ekonomi dan Politik. Karena proses reformasi itu terjadi pergolakan dalam negeri. Banyak wilayah bagian dari Union Soviet memisahkan diri. Termasuk Ukrania memisahkan diri. Padahal seharusnya mereka focus kepada reformasi ekonomi. Bukannya focus kepada reformasi poltiik. Puncaknya tahun 1991, Union Soviet bubar dan Pakta Warsawa juga bubar. Union soviet berubah menjadi federasi Rusia.


“ Terus..”


“ Pembubaran itu tidak begitu saja. Tetapi bersyarat. Pihak Rusia minta jaminan keamanan dari Pihak AS dan NATO. Makanya tahun 1991 itu dibentuk Dewan Kerjasama Atlantik Utara. Aliansi tersebut pada Juli 1992 setuju untuk menawarkan tugas pemeliharaan perdamaian atas nama Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Komisi Keamanan dan Kerjasama di Eropa.


Tetapi justru dengan adanya Dewan Kerjasama Atlantik Utara itu celah bagi NATO untuk menguasai Eropa Timur. Bahkan bukan hanya Eropa Timur, ASIA tengah yang juga bagian dari ex Union Soviet juga diajak gabung. Makanya tahun 1997. Dewan Kerjasama Atlantik Utara berganti jadi Dewan Kerjasama Euro Atlantik Utara.  Forum ini mempertemukan NATO dengan tetangga Eropa Tengah, Eropa Timur, dan Asia Tengah. Sebelumnya tahun 1994, NATO mendirikan Dialog Mediterania dengan enam negara Mediterania non-anggota: Mesir, Israel, Yordania, Mauritania, Maroko dan Tunisia, dengan Aljazair juga bergabung pada tahun 2000. “


“ Jadi, pah memang niatnya NATO dan AS ingin menguasai dunia”


“ Bahkan Pada tahun 2004, NATO meluncurkan Inisiatif Kerjasama Istanbul sebagai cara untuk menawarkan kerjasama keamanan bilateral kepada negara-negara di kawasan Timur Tengah yang lebih luas. Akhirnya Rumania, Bulgaria, Slovakia, Slovenia, Latvia, Estonia dan Lithuania pada 2004, Kroasia dan Albania pada 2009, Montenegro pada 2017, dan Makedonia Utara pada 2020. Masuk dalam lipatan NATO. Nah terakhir Ukrania juga ingin gabung. Ya marah lah Rusia, Kalau Ukrania bergabung ke NATO, Rusia juga akan kena lipat NATO. Ukrania kan terasnya Rusia. “


“ Kenapa berani amat Putin lawan NATO.”


“ AH jangankan Rusia yang sudah jadi negara maju. Indonesia saja, yang masih balita merdeka. Terpaksa invasi ke Malaysia. Karena Malaysia masuk negara persemakmuran dengan Inggris. Bagi Soekarno itu ancaman bagi negara kesatuan indonesia. Eh PBB malah bela malaysia. Ya Soekarno keluar dari PBB. Ini soal integrasi negara. Pemimpin harus paham national interest nya. Engga bisa lembek. Kalau ingin damai maka bersiaplah perang. Apa yang harus ditakuti. Mati, tanam. Paham?


" Soekarno itu ayahnya Megawati ya pah..Keren emak gua..mewarisi gen petarung. "

 

Sabtu, 05 Maret 2022

Demokrasi dan uang

 



Democracy for Sale: Dark Money and Dirty Politics

by Peter Geoghegan

published by Head of Zeus


Selalu alasan pembenaran pentingnya demokrasi adalah agar tidak terulang lagi kekuasaan seperti Hitler, Mussolini, Stalin. Mereka adalah Icon kegagalan kekuasaan anti demokrasi. Kebetulan AS sebagai pemenang perang dunia kedua. Memaksakan agar demokrasi sebagai jalan menuju era baru dunia yang damai dan menghormati kebebasan. Namun yang jadi masalah setelah sekian dekade. Terbukti Demokrasi memang tidak pernah mundur namun gagal maju. 


Mengapa ?


Jawabannya, ada tiga. 


Pertama. Peran korporat dalam sistem politik sangat dominan menentukan arah bandul. Maklum korporat  lewat pajak menanggung  anggaran nasional lebih dari 80%. Walau korporat  hanya segelintir namun ia menanggung beban sosial dan ekonomi negara. Itu  sudah berlangsung sejak tahun 1970.  Sulit membantah bahwa oligarki bisnis itu kukunya mencengkeram batang leher elite. 


Kedua. Peran uang haram atau uang gelap atau uang rente yang masuk kedalam sistem politik. Panetrasi uang rente ini luar biasa sehingga membuat demokrasi hanya sebatas prosedur formal saja. Kenyataannya pemerintah bekerja untuk kepentingan rente saja. Yang  miris, uang rente itu sulit dilacak pajaknya. Mereka dilindungi oleh elite politik.


Ketiga. Transformasi media massa ke  ekosistem informasi yang terstruktur sehingga informasi bisa di-create sesuai kehendak modal dan pasar.  Akibatnya kebenaran yang menjadi nilai nilai demokrasi tidak menjadi bagian dari proses pendidikan politik. Makanya jangan kaget bila orang yang tak jelas reputasinya bisa jadi anggota DPR dan kepala daerah. Bahkan jenderal gagal engga malu untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Dan selalu ada yang pilih.


Tiga hal tesebut diatas,juga ditulis oleh Lawrence Lessig dalam bukunya, Republic, Lost, dan Dark Money. Lessig menjelaskan bagaimana sekelompok miliarder telah membentuk dan memutarbalikkan politik Amerika. Dan di Inggris, studi penting Martin Moore, Democracy Hacked , menunjukkan bagaimana, hanya dalam satu siklus pemilu, pemerintah otoriter, elit kaya, dan peretas pinggiran menemukan cara untuk mempermainkan pemilu, melewati proses demokrasi, dan mengubah jejaring sosial menjadi medan perang.


Buku ini tidak berbasis teori kuat. Landasan berpikirnya lebih kepada telaah fakta. Jadi lebih tepatnya laporan kompulsif bagaimana praktek demokrasi yang ganas dan culas. Sehingga banyak UU tidak lagi dibuat sesuai dengan nilai nilai demokrasi tentang keadilan. Rakyat kehilangan kecerdasan politik akibat informasi yang bias. 


Media massa  menjadi virus yang ganas menyesatkan orang berpikir. Sosial media membuat orang lonely ditengah keramaian dan jadi budak influencer yang mengemas konten ambigu. Selalu membesar besarkan hal omong kosong seperti idiologi dan agama. Sangat sedikit membahas silent skandal dari kalangan korporat dan elite poltiik. Ogah membahas mind corruption. Padahal silent skandal dan mind corruption ini lebih jahat dari teroris. Karena ia semakin memperlemah pemerintah dalam melaksanakan fungsi  sosial dan keadilan. Dampak buruknya sangat sistematis. Jadi, demokrasi itu paradox . Anti persatuan dan mudah terpolarisasi. 

Lumayan bukunya


Jumat, 04 Maret 2022

Putin cerdas.

 


Saya tidak akan memuji Putin. Karena tidak ada manusia yang sempurna dan dia bukan siapa siapa bagi saya. Jadi kalau saya tulis tentang sosok Putin, cukup diliat sekedar literasi saja.


Pribadi

Putin itu sarjana hukum dengan tesis Prinsip Dagang Negara yang Paling Disukai dalam Hukum Internasional. Dia juga sahabat baik dengan Anatoly Sobchak, profesor Hukum bisnis international. Secara pribadi dia pintar dan terpelajar dengan skor diatas rata rata. Terbukti dia berhasil lulus sekolah intelijent yang paling keras dan ketat yaitu KGB. Terima aja sulit apalagi lulus. Udah pasti dia menguasai bahasa asing sedikitnya dua bahasa ( inggris dan Germen). 20 Agustus 1991 Putin mengundurkan diri di KGB dengan pangkat terakhir Letnan Kolonel.


Sampai tahun 1995 dia sudah masuk arena politik tingkat wilayah Saint Petersburg dan tahun 96 atau usia 41 tahun pemimpin kota. Tahun 1997 dia diangkat sebagai staf presiden. Tahun 1998 dia diangkat sebagai Direktur  Dinas Keamanan Federal (FSB).Bayangkanlah.’ Ada ratusan jenderal dan kolonel di Rusia itu, tetapi hanya Putin dalam usia 42 tahu sudab jadi orang nomor 1 di Pusat intelijent paling bergengsi di dunia.


Saya yakin kursi orang nomor 1 di Rusia sudah jadi agenda hidupnya. Bukan datang dadakan. Bukan ikut arus gelombang. Tetapi by design. Tetapi dilakukan dengan smart. Perhatikan.Waktu dia jadi pejabat kota. Dia sudah berteman dekat dengan Anatoly Sobchak profesor ekonomi dan hukum dan kemudian jadi miliarder akibat adanya privatisasi. Putin memang tidak terlibat langsung. Tetapi dia arsitek melahirkan Group miliarder Chubais, kelompok miliarder pro reformasi.


Saat dia jadi direktur FSB, semua kesalahan group chubais ada ditangannya. Bukan tidak mungkin dia ada dibalik pembunuhan kaum statusquo yang dilakukan para miliarder itu yang merasa terhalang dalam mendapatkan bisnis privatisasi. Setidaknya dia tahu dan mendiamkan saja. Kelak ini jadi bekal dia untuk meminta mereka membiayai dia jadi orang nomor 1 di Kremlin. Benarlah, tahun 1999 dia sudah jadi PM Rusia dan teman teman miliardernya buatkan partai untuk kendaraan dia jadi presiden. Tahun 2000 atau usia 45 tahun dia sudah jadi presiden.


Hanya tiga minggu setelah menjabat jadi Presiden, yang pertama dia kick out adalah Berezovsky, bandar yang membiayai dia jari presiden. Tahun 2000 Berezovsky melarikan diri ke luar negeri dan tahun 2013 tewas di kamar mandi rumahnya di London. Sejak dia jadi presiden ,praktis semua kekuatan Group miliarder Chubais dibawah kendali Putin. Tidak ada satupun group Chubais berani. Karena 24 jam hidup mereka diawasi oeh FSB. Melawan nasip akan sama dengan Berezovsky.


Karena begitu smartnya dia mengelola kekuasaan. Makanya agenda besar dia untuk kebangkitan Rusia setelah jatuh USSR dapat dia lakukan setahap demi setahap. Rusia bisa bangkit sebagai negara modern yang bertumpu kepada sumber daya alam namun unggul dalam riset, persenjataan dan ruang angkasa. Sehingga berlalunya waktu dia sudah bisa bicara keras kepada AS dan NATO. Kehebatan Putin adalah mempecundangi AS dan NATO dalam konlik Suriah.


Apa yang kita bisa ambil hikmah dari sosok seorang Putin. Pertama, dia sangat ahli dalam sistem birokrasi, karena dia pernah jadi pejabat publik dan intelijent. Dia hapal siapa kucing air dan tikus got dari kalangan pengusaha atau pejabat. Kedua, dia sarjana hukum bisnis dan bergaul dengan elite ahli ekonom, jadi dia sangat kuasai detail ekonomi. Tidak ada ring 1 nya pecundangi dia. Dia cepat sekali bertindak. Tanpa suara dan wacana. Hilang tuh orang. Jadi yang dekat dia hanya yang loyal dan smart saja.


Ketiga. Dia mengerti politik kerakyatan, Di era dia jadi presiden dia berhasil mengangkat PDB Rusia dengan tingkat hutang sangat rendah. PDB tahun 2000 sebesar USD 278 miliar tapi tahun 2021 sudah mencapi USD 1,7 trilion atau naik 6 kali lipat. Jadi memang jenius orang ini. Bukan kaleng kaleng, yang gila pencitraan. Meman nilai demokrasi rendah. Tapi apakah ukuran demokrasi hanya sekedar bicara mendatangkan like and subscriber YouTube asal beda dg pemerintah? Sementara lawan kartel impor , sembako dan oligarki bisnis malah keok ..


***


Semua tahu bahwa Putin itu mantan perwira intel KGB. Kalau orang sudah level perwira badan intel yang paling berkelas di dunia, pastilah kecerdasannya diatas rata rata. Pengendalian emosinya diatas rata rata. Terbiasa berpikir berbadasarkan data dan informasi yang valid. Dia terlatih mengelola sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan. itu dia bisa lakukan secara mandiri atau melalui orang orang yang dia kelola. Jadi paham ya. Jauh betul kelasnya dengan Zelensky sang mantan pelawak yang terpilih lewat Demokrasi. Sekarang saya akan ceritakan sisi lain dari perang Rusia dan Ukraina. Ini tulisan tentang strategi bertempur, yang juga bisa dipakai dalam kita bisnis.


Pertama. Putin tidak akan melakukan perang karena alasan idiologi.  Mengapa? Dia belajar dari kesalahan masa lalu ketika USSR masih berkuasa. Bangkrut.  Jadi jelas dia tidak mau bangkrut alias pecundang. Jadi apa alasannya?  Kepentingan politik domestik. Dia butuh narasi besar untuk menstabilkan kekuasaanya. Karena  harap maklum bahwa keadaan ekonomi Rusia sama saja dengan UE dan AS. Suffering juga karena krisis ekonomi global.  


Jadi apa narasi besar itu? merebut cremia dan kemudian   Donbass. Dua wilayah ini adalah icon politik identitas Putin dihadapan Rakyat.  Setelah Cremia berhasil dia aneksasi. Maka tahun 2014 dia bersedia teken perdamaian yang dimediasi Perancis.  Setelah perjanjian damai itu. Terjadi konflik bersenjata antara pasukan separatis Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk melawan tentara pemerintah Ukraina. Apakah Putin diam saja? Tidak. Justru dia sedang melakukan perang asimetris atau perang proxy. 


Kedua. Pada waktu bersamaan selama 8 tahun. Para intelijen Putin keluar masuk Ukrania untuk mendapakan data dan informasi tentang kekuatan militer Ukrania. Ini detail sekali. Seperti, logistik militer yang tampak dipermukaan maupun yang tersembunyi. Tempat tinggal para perwira Militer. Posisi atau koordinat sistem pertahanan udara. Singkatnya semua data koordinat infrastruktur pertahanan ukrania sudah direkam. Nah data korordinat itu dimasukan kedalam database intelijent. Sangat rahasia. Yang tahu hanya kalangan terbatas saja. 


Selama 8 tahun. Rusia sudah mempebesar cadangan emasnya. Dan stok minyak serta gas lewat pipa yang disalurkan ke China. Artinya, kalau terjadi sanksi ekonomi dari AS dan EU, mereka sudah amankan semua sumberdaya  utamanya. Mereka juga sudah dapat data proxy konglomerat EU dan AS yang ada bisnis  di Rusia. Jadi kalau ada perang. AS dan EU kenakan sanksi ekonomi. Tinggal sita saja aset proxy itu. Itu akan dinasionasi oleh Rusia.  Jadi secara data intelijent dan Ekonomi sudah dia dapatkan. Maka mari kita perang.


Ketiga. Cara perangnya? Data center yang ada di kapal perang Rusia di Laut hitam melepaskan rudal hipersonik menyasar koordinat yang sudah ada didalam database intelijent. Tingkat presisi tinggi sekali. Error hanya 2 meter. Artinya walau meleset 2 meter, rudal itu tetap punya daya rusak significant. Kalau Rudal nyasar ke apartemen.Itu tempat tinggal petinggi militer. Kalau nyasar ke rumah sakit, dan ke pembangkit listrik. Itu bukan salah sasaran. Tetapi itu tempat markas perang ukrania tersembunyi. Karena presisi tinggi sekali daya rusaknya terbatas,. Hanya hancurkan sasaran saja.


Kemudian dari pangkalan rudal yang ada di Belarusia, Rudal melesat ke pangkalan udara ukrania. Tepat sasaran. Mengapa sistem pertahanan udara anti rudal Ukrania tidak bisa intersep ? Karena Rudal Rusia itu hipersonik dan melesat rendah. Engga mungkin terdeteksi oleh sistem elektonik anti rudal Ukrania buatan NATO. Dengan demikian. Walau Ukrania punya pewasat ratusan dari NATO, useless. Pesawat tempur itu kalau sistem komandonya rusak ya dia terbang buta. Jadi bego. 


Nah infanteri dan pasukan lapis baja bertugas menghadapi tentara Ukrania yang ngeyel melawan. Kalau mereka menyerah. Ya udah Pulanglah. Target Putin adalah membebaskan wilayah Donbass sesuai perjanjian Minsk 2014. Setelah itu, pasukannya akan masuk Kiev. Targetnya tangkap Zelensky. Agar kemudian Pemilu bisa diakukan. Untuk memiiih presiden baru. Game is over. Nah lucunya, EU dan AS, hanya merasa unggul lewat sosial media dan Media massa. Zelensky malah masih bisa sibuk main tweeter. Katanya mau terjun perang?. Di lapangan Rusia unggul disemua lini. Hemat lagi, engga perlu pakai pesawat tempur segala. Itulah perpaduan strategi tempur yang memadukan perang asimetris dan senjata. Atau strategi hybrid war.


Apa yang dapat kita pelajari dari perang ini? Kalau jadi pemimpin jangan terlalu banyak omong seperti presiden AS dan EU. Hemat bicara. Tetapi focus kerja,  dengan lebih utama dapatkan informasi dan data sebelum membuat keputusan. Buat rencana berdasarkan data yang akurat dan valid. Hitung cost dengan detail. Harus punya skill mandiri. Tidak sepenuhnya tergantung semua dengan staff. Mengapa ? kita engga mungkin demi pencitraan tapi tekor. Karena pada akhirnya kalau tekor, walau target tercapai, tetap aja kita pencundang. Ingat Churchill yang walau sukses membawa inggris menang dalam perang dunia kedua, tetap saja kalah dalam Pemilu. Karena menang tapi tekor. Nah, sekali membuat keputusan jangan berhenti sebelum tujuan tercapai. Fight until die.

How Democracies Die.

Saya membaca buku How Democracies Die. Itu saya baca tahun lalu. Buku itu biasa saja. Mengapa? Karena ditulis sebagai tesis atas fenomenan k...