Senin, 20 Mei 2024

Heli kepresidenan Iran jatuh…?

 





Tiga helicopter konvoi menuju proyek Bendungan. Salah satu heli ditumpangi oleh orang penting di Iran. Ia adalah Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, dan pejabat lainnya. Standar protokol keamanan untuk perjalanan ini tentu terpenuhi. Dari segi keamanan ini tentu sangat penting. Karena saat sekarang iran sedang konflik dengan Israel dan Amerika. Wajarlah, Iran hati hati karena mereka sedang dalam posisi perang sebenarnya. 


Tentu kecelakaan ini mengejutkan semua pihak. Raisi adalah presiden terpilih lewat pemilu. Dia paling senior di Iran. Calon potensi pengganti Ayatollah Khamenei. Menteri luar negerinya adalah menteri  yang populer. Dia corong dan wajah Iran di forum international. Namun hal ini tidak terlalu mempengaruhi politik di Iran. Ayatollah masih mengendalikan seluruh kekuasaan di Iran. Karena tidak ada kekuasaan sebenarnya yang berada di tangan presiden. Hal ini masih berada di tangan para mullah, di tangan Ayatollah Khamenei.


Seperti kita ketahui, Iran adalah pendukung utama Houthi, pendukung utama Hamas, dan pendukung utama Hizbullah. Spekulasi apa saja bisa saja. Apalagi dikaitkan dengan teori konspirasi. Yang jelas baik AS dan Israel tidak mungkin menyatakan bertanggung jawab atas insiden ini. Bagi Iran juga tidak mungkin jadikan kecelakaan ini menunjukan Iran lemah melindungi Presiden nya. Dunia juga tidak ingin memprovokasi. Karena keadaan ekonomi global sedang tidak baik baik saja. Konflik yang meluas antara Iran dan Israel akan memperburuk keadaan ekonomi.


Kalau tidak ingin mengaitkan kecelakaan ini ke politik, sebenarnya secara teknis bisa dijelaskan. Seperti kejadian, awal tahun ini, pada bulan Februari, sebuah helikopter Korps Marinir AS sedang mencoba untuk kembali ke San Diego dan di pegunungan di atas San Diego, tepat di sebelah timur San Diego, jatuh. Seluruh Marinir di dalamnya tewas. Kejadian di Iran itu miriplah. Tampaknya ini merupakan kecelakaan klasik yang terjadi ketika pilot helikopter mencoba menghindari cuaca buruk di medan pegunungan yang berkabut. Jarak pandang sangat terbatas, ada kecenderungan  bagi pilot helikopter untuk mulai turun dan mencoba keluar dari lapisan kabut atau awan.. Namun seringkali hal itu berujung pada tragedi. .


Minggu, 19 Mei 2024

Adolf Hitler ?

 




Saya suka membaca buku tentang pemimpin kelas dunia. Terutama yang tercatat  dalam sejarah revolusi. Tentu persepsi saya tidak sepenuhnya terbentuk berdasarkan apa yang ditulis sejarah. Karena bagaimanapun sejarah dicatat berangkat dari persepsi penulis sendiri. Kalau persepsinya subjektif tentu dia akan menulis hal yang subjektif. Itu tidak juga salah. Setiap orang punya sisi baik dan buruk. Namun sebagai pembaca kita harus paham dan bijak untuk focus kepada hal yang objektif. Dari sini kita bisa mendapatkan pembelajaran.


Adolf Hitler lahir pada tanggal 20 April 1889 di kota kecil Braunau am Inn  Austria, di Austria Hulu di perbatasan Austria-Jerman. Pertanyaan pertama dari saya saat membaca banyak buku sejarah  tentang Hitler adalah bagaimana mungkin partai gurem bisa menjadi partai pemenang Pemilu dan akhirnya menjadikan seorang newcomer politik pemimpin besar Jerman. Saya tidak akan terpengaruh dengan kisah kharismatik Hitler. Karena di Youtube saya nonton Hitler pidato. Suara parau. Narasi kacau. Dimana hebatnya? kecuali yang dengar orang idiot.


Tampilnya Hitler di panggung politik karena dukungan orang hebat yang ada dibelakangnya. Mereka adalah financial konglomerat Jerman, seperti Gustav Krupp , Wilhelm von Opel , dan Albert Vögler.  Mereka pendiri dan pengendali dari perusahaan legendaris Jerman seperti BASF, Bayer, Agfa, Opel, BMW, Daimler, IG Farben, Siemens, Allianz, Telefunken. Dukungan mereka bukan karena dekat dengan Hitler tetapi karena lobi dari Menteri Luar Negeri Inggris Lord Halifax (1881-1959), Kanselir Austria Kurt Schuschssnigg dan team yang create Hitler sebagai pemimpin alternatif Jerman, seperti Walther Funk, Joachim von Ribbentrop, Albert Speer.


Berkat dukungan dana dari konglomerat, dan politisi berpengalaman hebat, design kampanye Politik diciptakan dengan memanfaatkan situasi politik dan ekonomi paska kekalahan Jerman pada perang dunia pertama. Setelah Munich Beer Hall Rally, Hitler bergabung dengan Partai Pekerja Jerman. Dia menarik simpati banyak orang. Kalau kemudian dia terus naik dan populer, karena ekonomi Jerman kolap setelah perang dunia 1. Dan kemudian terjadi great depresi global 1929 ditandai jatuhnya wall street. Makin banyak orang Jerman frustasi, tentu makin banyak orang butuh miracle. Hitler manfaatkan rakyat yang bingung itu lewat propaganda populisme. Itu sudah diperhitungkan oleh team arsiteknya.


Kemudian berlanjut. Hitler menawarkan too good to be true dengan mengangkat pride bangsa Jerman sebagai ras Aria, ras terbaik.  Pada waktu bersamaan menyalahkan Komunis dan Yahudi sebagai biang kerok kemunduran Jerman, terutama kalah pada perang dunia 1. Tentu simpati kepadanya meluas dan bisa menang mudah dalam pemilu. 


Meskipun Hitler menikmati kemenangan politik elektoral, tetap saja dia bukan siapa siapa. Dia sendiri tidak punya agenda. Dia hanya pinokio melaksanakan agenda yang ciptakan dia. Dalam sejarah, menyebutkan Hitler tidak mampu membaca file lebih dari 20 halaman. Memang kurang literasi makanya mudah dijadikan Pinokio. Itu salah satu jawaban atas pertanyaan mengapa sampai Hitler dipilih oleh konglomerat. Dia lemah dan dungu, juga impoten sehingga mudah dikendalikan.


Sejarah mencatat bahwa keberadaan Hitler menjadi pemicu perang dunia kedua. Pertanyaan berikutnya adalah mengapa sampai begitu besar taruhannya dengan korban perang mencapai 20 juta militer dan 40 juta rakyat sipil. Logika saya sebagai pengusaha dan kenal dengan pemikiran pengusaha yang sudah sangat besar karena rente dan dirty money, ambisi mereka kadang diluar akal sehat dan melewati batas. Korban kemanusiaan engga penting lagi demi tercapainya agenda lebih besar, yaitu hegemoni ekonomi dan capital.


Memang sejarah perubahan dunia ini di create oleh segelintir orang. Dan sampai kini dunia dikendalikan oleh segelintir orang. Misal di Indonesia, tidak lebih 1% orang mengendalikan ekonomi dan kurang dari 1000 orang penentu politik.  Yang kuasai ekonomi dan politik bersinergi menentukan proses suksesi dan perubahan konstitusi. Tetap saja mastermind nya adalah pengusaha. Itulah realitas nya.




Jumat, 17 Mei 2024

Perubahan tarif BPJS ?

 



Waktu RUU SJSN tahun 2002 disusun oleh pemerintah, teman saya anggota DPR memberikan draft itu serta kajian akademis. “ Saya hanya ingin masukan dari kamu dari sisi financial dan bisnis “ katanya. Dalam penerbangan dari Jakarta Hong Kong, saya sempatkan membaca semua draft itu dengan teliti. Juga kajian akademis nya. Kemudian, saya tulis fairness opinion lewat email ke teman saya. Saya mengatakan bahwa ada tiga hal yang tidak dipersiapkan dengan baik dari adanya UU SJSN ini. 

Pertama, perbaikan sistem kesehatan nasional. Seharusnya sebelum RUU SJSN ini dibuat harus ada dulu UU Sistem Kesehatan Nasional, yang meliputi perbaikan lingkungan tempat tinggal di kawasan kumuh, Peningkatan kompetensi dokter dan paramedis, Revitalisasi RS. Kemandirian Industri pharmasi dan skema micro financing yang aksesibel bagi UMKM. Agar rakyat engga bokek. Karena orang bokek mudah penyakitan. Itu dulu dipersiapkan dengan baik kalau ingin jalankan SJSN.


Kedua, harus ada UU Kependudukan dengan sistem e government. Mengapa ? agar data kependudukan terjamin valid dan orang miskin yang dijamin oleh SJSN bisa tepat sasaran. Kalau ini tidak ada maka Data peserta yang dicover subsidi akan menjadi sumber korupsi yang sistematis. 


Ketiga, harus ada UU Kemandirian industrialisasi pharmasi dalam negeri. Mengapa? agar harga obat terjangkau dan transparan sehingga tidak menjadi bisnis rente yang menguntungkan kartel pharmasi.


Apabila ketiga hal itu sudah dilaksanakan maka barulah di RUU SJSN disusun. Itupun dalam SJSN harus ada pasal berkaitan dengan fund provider ( sekarang BPJS) yang menjadi sumber pendanaan subsidi bagi peserta yang masuk kategori tidak mampu. Dananya tidak boleh dari APBN atau pajak. Sistem SJSN itu dimanapun di dunia pembiayaan dari masyarakat untuk masyarakat.


Terus darimana sumber dananya ? dari tarif komersial khusus kepada kelas menengah dan atas. Dari sini terjadi cross subsidi secara terukur. Ini tidak akan memberatkan bagi yang mampu membayar lebih. Mengapa ? karena pelayanan rumah sakit sudah bagus. Dan lagi karena lingkungan sehat, orang sakit juga akan jarang. Lambat laun akumulasi dana BPJS itu bisa digunakan untuk dana murah lewat skema mikro financing agar orang kecil bisa berkembang, hidup mereka  akan lebih sehat lahir batin.


Dan ternyata baru 2011 UU BPJS disahkan setelah tahun 2004 UU SJSN disahkan, namun eKTP belum optimal. Sekarang atau tahun 2024 idea cross subsidi itu diterapkan. Itupun karena APBN udah terlalu berat tanggungannya akibat subsidi. Dan itupun sampai kini kita belum punya UU Sistem Kesehatan Nasional. Padahal itu pra syarat utama untuk jadi negara demokrasi. Panjang memang proses melaksanakan niat baik dari UU SJSN itu.


***


Tadi saat dalam taksi. “ Pemerintah kan buat aturan baru soal BPJS. Tidak ada laki kelas 1, 2 dan 3. Yang ada satu aja, yaitu KRIS. Maksudnya gimana itu ? Tanya driver.


“ Maksudnya ya tidak ada lagi kelas. Cukup satu kartu aja yaitu KRIS. “


“ Tarifnya tetap ?


“ Sepertinya khusus Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS dari pemerintah. Mereka yang anggota keluarganya didaftarkan sebagai peserta BPJS oleh Pemda. Tidak naik tarifnya.  Kemungkinan besar yang tadinya kelas 1, 2 dan 3 atau peserta non subsidi akan naik tarifnya. Pastinya nanti kita lihat aja bulan Juli pengumuman tarif dari BPJS. 


“ Kalau saya tadinya peserta BPJS subsidi. Bisa engga dapatkan layanan eksekutif. Engga apa apa saya tambah biaya diluar yang ditanggung BPJS. “


“ Ya engga bisa. Kamu kan Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS. Sama dengan mereka yang anggota keluarganya didaftarkan sebagai perserta BPJS oleh Pemda. Ya terima aja di rawat inap dalam satu ruangan 4 orang. Itupun kalau bed tersedia. Berdoa aja kalau sakit bed tersedia di RS.


“ Jadi yang tarif nya berubah naik, bisa naik kelas pelayanan?


“ Ya tentulah. Mereka dapat meningkatkan perawatan yang lebih tinggi dari haknya, termasuk rawat jalan eksekutif. Tentu syaratnya punya asuransi kesehatan tambahan. Atau membayar selisih antara biaya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan dengan biaya yang harus dibayar akibat peningkatan pelayanan tersebut.”


“ Oh jadi perubahan aturan itu hanya untuk menggiring kelas menengah dan atas bayar tarif tinggi. Dari sana BPJS dapat untung besar.” Kata Driver 


" Ya harus maklum. Gimanapun BPJS itu bisnis asuransi. Ya harus untung. Setidaknya subsidi silang antara orang kaya dan miskin. " Kata saya.


Kamis, 02 Mei 2024

Pemimpin Visioner...

 





Pada tahun 1949, setelah melalui Perang Saudara antara Kelompok Komunis dan Kelompok Nasionalis, Kuomintang, yang akhirnya dimenangkan oleh Kelompok Komunis dibawah pimpinan Mao Zedong. Berdirilah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Kelompok Kuomintang yang kalah mendirikan pemerintahan darurat di Pulau Formosa ( Taiwan), yang akhirnya berdirilah Republik of China ( ROC). 


Kemenangan itu tidak membuat Mao euforia. “ Kelompok Nasionalis itu mudah kita kalahkan karena para elitenya adalah kaum feodal yang menindas rakyat jelata. Kalau kita gagal memerangi feodalisme, bukan tidak mungkin partai akan dihabisi oleh rakyat. Lantas untuk apa kemenangan itu semua kalau kita gagal memerangi feodalisme." 


Saat Mao berkata seperti itu, memang sebagian besar para elite Partai Komunis China adalah kaum feodal. Rakyat mendukung mereka mengalahkan kelompok Nasionalis karena jargon anti kelas dan anti feodalisme. Kini mereka sudah menang. Masih perlukah memenuhi janji Partai kepada Rakyat? Bukankah feodalisme itu bagian dari kebudayaan China.  Menghapus kebudayaan itu sama saja membakar China sebagai bangsa. Mao sadar sikap kawan kawannya. Itu artinya revolusi belum selesai. PR masih banyak. Bahwa masadepan china adalah egaliterian. Selagi feodalisme belum di bakar, itu artinya revolusi belum usai. Visi kepemimpinan Mao sangat di hormati lawan maupun kawan. Namun mereka tidak tahu darimana dan bagaimana menghabisi feodalisme itu.


Mao terus memantau setiap gerak dan kebijakan PM China. Sebagai ketua Partai dan juga presiden China, Mao tidak mau terburu buru bersikap. Korban perang saudara mengalahkan Kuomintang masih terbayang oleh nya. Mao ingin mengakhiri feodalisme tetapi dengan korban minimal. Setidaknya tidak ada lagi perang saudara. 16 Mei 1966 atau 17 tahun kemudian setelah Partai berkuasa. istrinya Jiang Qing dengan 4 gank nya memprovokasi  jutaan pelajar sekolah SLTP dan SLA menciptakan kekacauan di seluruh negeri. Mao tidak mendukung namun juga tidak melarang. Mao menyebut itu revolusi kebudayaan tanpa terkesan membenci feodalisme. Namun secara dialektika, itu sama saja mencabut akar kebudayaan yang sudah terbentuk berabad abad.


Target revolusi kebudayaan adalah Komunitas elite bangsawan yang terdiri dari kaum terpelajar, cendekiawan, agamawan, tuan tanah, pengusaha rente dan pejabat yang korup dan memperkaya diri dan lain lain. Mereka digiring ke dalam kamp kerja paksa di pusat pertanian, peleburan baja, pabrik bata, pabrik semen, dan lain lain. Selama revolusi kebudayaan, semua orang harus bisa baca. Tak terkecuali. Tua maupun muda. Setelah usai revolusi kebudayaan. Korban mati di kamp kerja paksa diperkirakan mencapai 25 juta orang. Tetapi 90% rakyat China melek baca. China swasembada baja, semen dan pupuk. Hampir semua provinsi punya pabrik semen, baja dan pupuk. Inilah jadi modal Deng membangun China.


***

Revolusi kebudayaan berakhir tahun 1976. Atau berlangsung 10 tahun lamanya. Selama itu China menutup diri dari dunia luar. Siapapun yang dicurigai anti revolusi, nyawa bisa hilang atau berakhir di Kamp kerja paksa. terjadi pembantaian seperti Pembantaian Guangxi, di mana kanibalisme skala besar juga terjadi. Insiden Mongolia Dalam. Kasus Mata-Mata Zhao Jianmin.. Agustus Merah (Beijing). Insiden Shadian. Pembantaian Ruijin.


“ Ini perang mental “ teriak Mao dihadapan elite partai. “ Kita membuang kerikil dalam sepatu. Biarkan semua terbakar jadi debu. Ibarat membakar jerami diatas lahan padi. Debu itu akan jadi pupuk lahan kelak. “ Lanjut Mao. 


Setelah kematian Mao pada tahun 1976 , Deng yang juga korban revolusi kebudayaan, naik ke tampuk kekuasaan dan memimpin Tiongkok. Deng berkata di Aula Rakyat “ China baru harus menghormati kaum terpelajar dan ilmuwan. Karena kita tidak bisa melewati kegelapan tanpa penerangan dari mereka. China baru harus menghormati pengusaha, karena kita perlu mereka untuk menggairahkan produksi barang dan jasa. China baru harus menghormati agamawan dan budayawan untuk mencerahkan kita. Dan dari rasa hormat itu semua, karena kita semua mencintai rakyat jelata. Kita harus kerja keras dan keras kepada diri sendiri untuk mengangkat rakyat dari kubangan lumpur kemiskinan. Saya tidak peduli kucing hitam atau merah. yang penting bisa genjot produksi."


Pidato Deng itu bisa diterima oleh semua golongan. Karena semua tahu bahwa China tidak membenci kaum terpelajar atau agamawan, orang kaya, kapitalisme, tetapi membenci mindset feodalisme yang rakus dan mementingkan diri sendiri serta memperbodoh rakyat miskin untuk terus ditindas. Deng tidak mengalami kesulitan ketika melakukan Reformasi dan Keterbukaan serta pengembangan ekonomi pasar sosialis. Rakyat langsung terima reformasi itu dengan semangat dan harapan baru. 


Ya Deng mewarisi karya besar Mao, yaitu lahirnya China baru, masyarakat egaliter.  Feodalisme gone. Masyarakat egaliter memang mengutamakan asas gotong royong dan kebersamaan. Beda dengan feodalisme yang bertumpu kepada patron dan rakyat miskin yang bodoh sebagai second class. Dan itu diawali dengan reformasi pendidikan yang sangat mendasar, yang mengubah sistem pendidikan ala feodal menjadi egaliter. Tidak ada standar nilai, yang membedakan murid pintar dan bodoh. 

“ Kalau rakyat kita berpikir terbuka dan merdeka,  maka sampai kapanpun feodalisme tidak akan pernah bangkit lagi. China akan bisa melakukan lompatan jauh kedepan. Namun rakyat yang berpikir terbuka dan merdeka itu juga resiko kepada Partai kalau tidak bisa mengubah dirinya dari penguasa menjadi pelayan rakyat. Para kader partai dimanapun posisinya harus keras kepada dirinya sendiri untuk berubah. Kalau kita tidak berubah, maka rakyat yang akan mengubah kita lewat revolusi yang lebih bau amis darah dibandingkan revolusi oktober maupun revolusi kebudayaan.


Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Tiongkok dihitung sejak reformasi. Reformasi di Indonesia dihitung sejak tahun 1966 sedangkan Tiongkok dimulai sejak tahun 1978. Pada tahun 1978 PDB per kapita Tiongkok sebesar $165, sementara Indonesia pada tahun 1966 sebesar $195. Dalam jangka waktu seperempat abad Tiongkok telah melipatgandakan PDB per kapita sebanyak tujuh kali lipat, sementara Indonesia dalam waktu yang lebih panjang hanya mencapai empat kali lipat. Perekonomian Tiongkok hampir selalu tumbuh tinggi, sedangkan Indonesia sempat mengalami variasi karena adanya krisis ekonomi Asia. 


Kini Tiongkok sudah sangat jauh meninggalkan kita. PDB per capita China USD 12,514 sementara kita USD4,919,7. Padahal penduduk China 5 kali penduduk Indonesia. Mengapa ? Itu karena visi Mao yang sukses membakar feodalisme dan menjadi inspirasi bagi pemimpin setelahnya. Dan karenanya tidak sungkan membunuh mati koruptor walau itu elite partai atau pejabat penting sekalipun. Setelah revolusi kebudayaan China, berkali kali berganti presiden, tidak ada satupun keluarga presiden mendapat posisi penting di pemerintahan atau BUMN atau  sebagai elite partai. Sementara  kita malah mengekalkan dan mengembangkan budaya feodalisme itu lewat politik dinasti, nepotisme. Ya walau kita sudah merdeka, namun sejatinya kita tidak lepas dari penjajahan. Ya dijajah oleh bangsa sendiri. 

Minggu, 28 April 2024

Perjalanan China jadi raja Agro dunia.

 





Tahun 1930, Pei-sung Tang dan Tsung-Le Loo kembali ke China. Tadinya Pei Sung Tang sekolah dan terlibat dalam Litbang Pertanian Modern di AS dan Tsung-Le Loo di Jepang. Dua orang ini adalah pionir pengembangan pusat penelitian dan pelatihan bidang biologi tumbuhan. Tang sukses mendirikan Pusat Litbang  di Universitas Wuhan.  Namun selama Revolusi Kebudayaan program aktivitas ilmiah dalam skala nasional dihentikan. Tahun 1970 terjadi reformasi dan keterbukaan Tiongkok terhadap dunia.  Akhir tahun 1970-an menandai titik balik penting bagi ilmu pengetahuan di Tiongkok.


Strategi nasional jangka panjang sektor pertanian yang dicanangkan oleh Bapak Reformasi China, Deng Xiaoping yaitu meningkatkan kapasitas penelitian dasar dan terapan. Program ini  ditetapkan sebagai skala prioritas untuk masa depan. Berfokus secara khusus pada peningkatan kompetensi nasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi modern pertanian. Bapak Deng mengirim ratusan ribu orang muda ke luar negeri untuk ikut program belajar. Usai belajar, nereka tidak langsung pulang. Tetapi bekerja di Luar negeri. 


Hampir tanpa kecuali, para ahli biologi tumbuhan Tiongkok yang saat ini terlibat dalam penelitian penting dan produktif telah dilatih atau setidaknya bekerja di luar negeri—terutama di Amerika Utara, Eropa Barat, dan Jepang. Setelah Tiongkok meluncurkan Kebijakan Pintu Terbuka pada tahun 1978. Banyak dari mereka telah kembali ke Tiongkok untuk mendirikan laboratorium penelitian. Merekalah yang mendirikan Pusat Litbang di National Southwest Associated University, Universitas Tsinghua, Universitas Pertanian Tiongkok.  Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CAS), Universitas Fudan, dan Universitas Peking. 


Penelitiannya mencakup sejumlah bidang, termasuk respirasi tanaman dan produksi energi aksi hormonal tanaman, dan induksi poliploidi. Tang adalah orang pertama yang mengungkapkan aktivitas reduktase nitrat yang dapat diinduksi pada bibit padi.  Reformasi ekonomi secara luas membantu memacu pertumbuhan ekonomi, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan dana yang tersedia untuk penelitian. Reformasi juga memungkinkan para ahli biologi mengakses reagen dan bahan-bahan lain yang diperlukan untuk melakukan eksperimen mereka dari sumber-sumber nasional dan internasional. 


Program ini dari tahun ke tahun terus meningkat. Transformasi kelembagaan menghasilkan fasilitas yang menampung sebagian besar penelitian biologi tanaman di Tiongkok. Institut Fisiologi dan Ekologi Tumbuhan Shanghai (SIPPE) dibentuk melalui integrasi Institut Fisiologi Tumbuhan Shanghai dan Institut Entomologi Shanghai, CAS. Hasil tranformasi ini berkontribusi besar terhadap pembentukan dan perluasan penelitian genetika molekuler tumbuhan dan mikroorganisme. Secara khusus, lembaga ini telah melakukan penelitian penting tentang fotosintesis dan fiksasi nitrogen. 


Setelah integrasi, penelitian di SIPPE berfokus pada genomik fungsional dan fisiologi molekuler tumbuhan, mikroorganisme, dan serangga, interaksi tumbuhan-serangga-mikroba, dan ekologi molekuler. Di Institut Fisiologi dan Ekologi Tumbuhan, para ilmuwan yang kembali dari luar negeri telah memberikan kekuatan pendorong utama di balik peningkatan hasil penelitian di lembaga tersebut. Pada akhir tahun 1990-an, Xiaoya Chen, Hai Huang, dan Da Luo merupakan gelombang pertama rekrutan  yang telah menerima pelatihan lanjutan di luar negeri. Upaya rekrutmen besar kedua di institut ini dimulai pada tahun 2000, dan total tujuh ahli biologi tanaman direkrut dari luar negeri ke institut tersebut dari tahun 2000 hingga 2004. Sebagian besar anggota ahli yang direkrut dalam 10 tahun terakhir ini telah memberikan kontribusi penting.

Lembaga penelitian biologi tanaman terkemuka lainnya di Tiongkok adalah Institut Genetika dan Biologi Perkembangan (IGDB), sebuah lembaga CAS di Beijing. IGDB didirikan pada tahun 2001 melalui penggabungan tiga Institut CAS sebelumnya: Institut Genetika, Institut Biologi Perkembangan, dan Institut Modernisasi Pertanian Shijiazhuang. Para ilmuwan di IGDB mengerjakan model tumbuhan dan hewan untuk menjawab pertanyaan mendasar dalam ilmu kehidupan, dengan fokus pada bidang-bidang seperti kontrol genetik terhadap pertumbuhan dan perkembangan, ekspresi gen, transduksi sinyal, genomik struktural dan fungsional, dan bioinformatika. 


Beberapa peneliti di IGDB juga telah mencapai kemajuan signifikan dalam meningkatkan efisiensi air pada pertanian dan studi agronomi, dengan penekanan terutama pada peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman. Jiayang Li, mantan direktur institut tersebut sebelum penunjukannya baru-baru ini sebagai wakil presiden CAS, kembali ke Tiongkok pada tahun 1995 untuk meluncurkan program penelitiannya mengenai pengembangan basis molekuler di Arabidopsis dan beras. Saat ini, ia tidak hanya menjadi salah satu pemimpin dalam komunitas biologi tumbuhan, tetapi juga dalam komunitas sains Tiongkok pada umumnya. Sebanyak 11 anggota fakultas biologi tanaman telah direkrut ke lembaga ini sejak tahun 1995, dan penelitian mereka mencakup berbagai bidang.


Universitas Peking, bekas Jing Shi Da Xue Tang (Universitas Ibu Kota Kekaisaran) pada Dinasti Qing, dibuka pada bulan Desember 1898. Program penelitian biologi tanaman di Universitas Peking termasuk yang paling awal di universitas-universitas Tiongkok. Sejarahnya dapat ditelusuri kembali ke bulan Oktober 1905, ketika Sekolah Tinggi Pertanian didirikan di kampus bekas Jing Shi Da Xue Tang. Saat ini, 37,5% peneliti utama di College of Life Sciences bekerja di bidang biologi tanaman, sebagian besar dari mereka menerima pelatihan di luar negeri. Universitas Peking telah berkontribusi terhadap sejumlah besar calon ilmuwan yang dilatih dalam biologi tanaman di Tiongkok. Di antara mereka adalah rektor Universitas Peking Zhihong Xu dan mahasiswa baru yang kembali Hongwei Guo (yang menerima gelar PhD dari UCLA dan pelatihan pascadoktoral di Salk Institute).


China Agricultural University (CAU) adalah lembaga pendidikan dan penelitian pertanian terkemuka di Tiongkok, yang menawarkan berbagai mata pelajaran yang berkaitan dengan pertanian, termasuk biologi tanaman dasar. CAU merupakan hasil penggabungan bekas Universitas Pertanian Beijing dan Universitas Teknik Pertanian Beijing pada tahun 1995. Didirikan pada tahun 1949, ketika Sekolah Tinggi Pertanian dari Universitas Peking, Universitas Tsinghua, dan Universitas Cina Utara bergabung dan membentuk Universitas Pertanian Beijing. Beberapa pencapaian penelitian penting dihasilkan dari anggota fakultas yang kembali setelah menerima pelatihan di luar negeri. 


Misalnya, kelompok Dapeng Zhang menemukan reseptor baru untuk hormon tanaman asam absisat (ABA), dan kelompok Wei-Hua Wu menemukan bahwa CIPK23, anggota keluarga CIPK, secara positif mengatur K + transporter AKT1, khususnya di bawah tekanan K + rendah.


Keempat institusi ini (semua berlokasi di Beijing atau Shanghai) mungkin merupakan contoh terbaik dari kemajuan yang telah dicapai dalam biologi tanaman di Tiongkok, dan semuanya telah merealisasikan kesuksesan mereka dengan mengikuti jalur yang sama. Pertama, institut dan universitas berbagi pengalaman panjang dalam ilmu tanaman. Kedua, mereka telah merekrut calon-calon muda yang berbakat dan terlatih dari luar negeri. Setelah para rekrutan tiba, mereka diberi banyak dukungan dan waktu untuk mengembangkan program penelitian mereka. 


Dalam kebanyakan kasus, peneliti utama baru biasanya dapat mulai menerbitkan jurnal terkenal setelah 4 hingga 5 tahun. Hampir semua rekrutan baru yang kini bekerja di keempat institusi ini telah mengikuti pelatihan di luar negeri dan tetap kompetitif serta terhubung dengan komunitas riset global. Banyak lembaga lain di luar empat lembaga yang disebutkan di atas juga telah menunjukkan kemajuan yang mengesankan dalam mengembangkan program biologi tanaman yang kuat, beberapa di antaranya berlokasi di provinsi Hebei, Henan, Hubei, Hunan, Zhejiang, dan Guangdong dan lain lain.


Eksperimen dengan model kelembagaan baru telah menjadi strategi penting untuk mengidentifikasi keberhasilan sistem pendanaan dan dukungan penelitian. Tiongkok baru-baru ini mendirikan lembaga baru untuk penelitian dasar ilmu biologi dengan komponen biologi tumbuhan yang kuat, Institut Nasional Ilmu Biologi (NIBS) di Beijing. Didirikan dengan dukungan penuh dari kepemimpinan Tiongkok, NIBS berfungsi sebagai model baru untuk mendukung dan mengelola lembaga penelitian dasar. Lembaga ini, di bawah kepemimpinan direkturnya, Xiaodong Wang dan Xing Wang Deng, beroperasi secara independen tanpa afiliasi langsung dengan cabang pemerintahan mana pun, sehingga memberikan otonomi yang lebih besar dibandingkan lembaga tradisional, dan merupakan yang pertama di Tiongkok. 


NIBS memiliki badan pengaturnya sendiri, Dewan Pengawas, yang terdiri dari perwakilan cabang pemerintah terkait dan lembaga ilmiah besar Tiongkok dan bertanggung jawab atas kebijakan lembaga dan penunjukan direkturnya. Lembaga baru ini telah merekrut 14 anggota fakultas muda penuh waktu yang menjanjikan dari luar negeri sejak staf pengajar penuh waktu pertama tiba pada awal tahun 2004. Di NIBS, masing-masing kelompok penelitian menerima dana penelitian penuh untuk jangka waktu 5 tahun, bergantung pada kemajuan yang memuaskan. Mekanisme dukungan pendanaan baru ini menjamin pendanaan penuh bagi para ilmuwan yang menjanjikan berdasarkan kualitas penelitian pelamar di masa lalu dan kemampuan yang ditunjukkan. 


Para peneliti di NIBS telah menunjukkan potensi pencapaian mereka di bidangnya. Beberapa contoh terbaru mencakup penelitian tentang peran pertahanan yang diinduksi flagellin dalam resistensi non-inang, analisis transkripsi genom padi, dan deskripsi CUL4. ligase E3 berbasis dalam kontrol perkembangan ringan. Peresmian lembaga ini hanyalah salah satu contoh tren yang lebih besar menuju pemberian otonomi dan fleksibilitas yang lebih besar kepada lembaga-lembaga ilmiah di Tiongkok.


Sebuah survei pada tahun 2002 terhadap ahli bioteknologi tanaman Tiongkok menunjukkan bahwa Tiongkok sedang mengembangkan kapasitas bioteknologi tanaman terbesar di luar Amerika Utara. Daftar teknologi tanaman hasil rekayasa genetika yang sedang diuji, termasuk padi, gandum, kentang, dan kacang tanah, sangat mengesankan dan berbeda dengan teknologi yang dikembangkan di negara lain. Petani di Tiongkok membudidayakan lebih banyak tanaman hasil rekayasa genetika dibandingkan petani kecil di negara berkembang lainnya. Sebuah survei terhadap produsen pertanian di Tiongkok menunjukkan bahwa adopsi kapas Bacillus thuringiensis meningkatkan efisiensi produksi dan meningkatkan kesehatan petani.


Kini Tiongkok sudah sangat jauh melesat dibandingkan negara maju lainnya. Kemajuan penting telah dicapai dalam bidang pencegahan mekanisme “pembuahan polispermia”, reseptor pH ekstraseluler, struktur saluran transpor protein kloroplas, mekanisme hasil panen, kualitas, toleransi terhadap stres, ketahanan terhadap penyakit, dan fiksasi nitrogen simbiosis, asal usul dan mekanisme evolusi ketidakcocokan diri pada angiospermae, dan evolusi sumber daya plasma nutfah tebu dan jagung. Ada 30 kemajuan penelitian penting. 10 kemajuan itu tidak dicapai oleh negara lain. Pada tahun 2022, jumlah artikel penelitian asli yang diterbitkan oleh ilmuwan tanaman Tiongkok di jurnal ilmu tanaman arus utama meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun 2021.


***

Disamping lewat riset dalam negeri, China juga berburu pusat riset yang ada di luar negeri. Mengakuisisi pusat riset adalah cara smart China untuk mempercepat proses pencapaiannya dibidang riset pertanian. Tahun 2017,  China National Chemical Corporation mengakuisisi Syngenta senilai Rp 637 triliun. Syngenta didirikan pada tahun 2000 di Swiss melalui penggabungan bisnis kimia pertanian Novartis dan AstraZeneca. Binisnya adalah Crop Protection dan Syngenta Seeds. Pilihan untuk diakuisisi oleh China karena Syngenta didukung pusat riset ilmu pengetahuan dan teknologi pertanian. Indeks Keberlanjutan Dow Jones 2011 menyebut Syngenta sebagai salah satu perusahaan kimia dengan kinerja terbaik di dunia. 


Pada tahun 2020, setelah diakuisisi China, Syngenta Group dibentuk, menyatukan Syngenta Crop Protection dan Syngenta Seeds, Adama , dan bisnis pertanian Sinochem , yang sekarang disebut Syngenta Group China, di bawah satu entitas. Produk utama Syngenta meliputi pestisida, herbisida selektif , herbisida non-selektif, fungisida , insektisida , serta jagung, kedelai, dan biofuel . Merek Syngenta antara lain Actara ( Thiamethoxam ), Agrisure (jagung dengan sifat Viptera), Alto ( Cyproconazole ), Amistar ( azoxystrobin ), Avicta, Axial, Bicep II, Bravo, Callisto, Celest, Cruiser (TMX, Thiamethoxam), Dividen, Dual, Durivo, Elatus, Fusilade, Force, Golden Harvest, Gramoxone, Karate, Northrup-King (NK), Proclaim, Revus, Ridomil, Rogers, Score, Seguris, S&G, Tilt, Topik, Touchdown, Vertimec dan Vibrance.


Kini, Tiongkok memproduksi lebih banyak pangan dibandingkan negara lain di dunia, namun mereka juga mengonsumsi lebih banyak. Tiongkok memberi makan hampir 20% populasi global dengan masing-masing 9% dan 6% dari lahan pertanian dan air tawar dunia. Perubahan iklim, kelangkaan lahan dan sumber daya air, hilangnya keanekaragaman hayati, serta ketidakstabilan harga pangan global, mengancam produksi pangan berkelanjutan. China sudah ada solusinya untuk kini dan besok. Kerjasama dengan negara lain terbuka. Tetapi kerjasama atas dasar riset sains, bukan investasi. Kalau investasi yang ukurannya bisnis.


***

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia dan China akan bekerja sama mengembangkan teknologi penanaman padi di Tanah Air. Rencana kerja sama disepakati dalam Pertemuan ke-4 High Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) RI-Republik Rakyat China (RRC) di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pekan ini. Luhut mengatakan Indonesia ingin kerja sama dengan China karena mereka sukses melakukan swasembada beras. Oleh karena itu, ia meminta Negeri Tirai Bambu untuk melakukan transfer teknologi pertanian di Indonesia.’


Sebagai catatan. Sampai tahun 2017, Tiongkok memiliki 3,2 juta hektar kontrak lahan pertanian di luar negeri di 37 negara di Asia,  Afrika, Eropa, AS dan Amerika Latin. Investasi pertanian Tiongkok di luar negeri telah tumbuh lebih dari sepuluh kali lipat dalam waktu kurang dari satu dekade, dan fokus investasi beralih dari beli bahan mentah ke akuisisi bisnis. Semua investasi China dibidang pertanian di luar negeri itu adalah bisnis, bertujuan untuk kepentingan domestik China.  Maklum hanya 10% lahan di Chna yang bisa ditanami. Sementara jumlah penduduk terus bertambah diatas 1 miliar.


Jadi mungkin LBP tidak paham tema pembicaraan soal rencana investasi China di Kalimantan, dan berharap ada transfer tekhnologi. Engga mungkin China melakukan transfer tekhnologi begitu saja kepada Indonesia. Karena bagaimanapun bagi China, pertanian itu adalah bisnis dan ini berkaitan dengan kepentingan geostrategis mereka. Dan untuk itu mereka lakukan riset yang panjang dan ongkos yang sangat mahal. Samahalnya dengan investasi tambang nikel dan batubara di Indonesia. Semua produksi di kapalkan ke CHina untuk kepentingan industri downstream dalam negeri CHina.


Cobalah perbanyak literasi global agar bisa focus ke akal sehat. Lebih baik kerahkan insinyur pertanian kita untuk riset biologi dan biotech. Dan China terbuka untuk riset bersama. Tetapi pemerintah harus support dengan anggaran besar. Engga apa apa lambat hasilnya, tetapi lebih real bahwa kita ada harapan swasembada lewat penguasaan riset tanaman.




Selasa, 23 April 2024

Ekonomi kita " agak laen"

 


SMI mengatakan ekonomi kita agak laen. Karena banyak negara maju pertumbuhannya rendah, bahkan seperti Jepang dan Inggris masuk jurang resesi. Sementara pertumbuhan ekonomi indonesia agak laen. Karena masih bisa tumbuh diatas 4%. Timbul pertanyaan apakah “ agak laen “ itu sebagai indikasi ekonomi kita istimewa? Oh tidak. Itu untuk memastikan bahwa tidak terjadi tranformasi ekonomi dari komoditas primer ke Industri. Apa itu komoditas primer ? Komoditas pertanian atau produk perkebunan. Mineral tambang dan Migas.


Studi ekonomi menerangkan dengan jelas bahwa "Ketergantungan Produk Primer" mengacu pada situasi ekonomi di mana suatu negara sangat bergantung pada ekspor produk atau komoditas primer sebagai sumber pendapatan dan perolehan devisa yang signifikan. Ketergantungan ini memang menina bobokan bangsa dan negara. Mengapa ? Memang dapat mengarah pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan devisa. Dapat memberikan peluang kerja bagi sebagian besar masyarakat. Pajak dan royalti dari ekstraksi dan ekspor produk primer dapat memberikan aliran pendapatan yang signifikan terhadap APBN.


Yang jadi masalah di Indonesia. Pendapatan ekspor dari SDA itu tidak digunakan memacu pertumbuhan industri lewat kredit fasilitas untuk membiayai impor barang modal, teknologi, dan barang penting lainnya untuk mempercepat terjadinya transformasi ekonomi ke Industri. Justru pendapatan dari SDA itu digunakan untuk bayar utang dan program sosial seperti bansos dan subsidi atau dana kompensasi energi, Itulah yang terjadi sejak era reformasi. Memang ekonomi kita agak laen. Saat surplus neraca perdagangan, dutch disease tidak terjadi. Justru kurs IDR terus terdepresiasi.


Apa yang terjadi kini ?  Pertama. Produk primer sering kali mengalami volatilitas harga karena faktor-faktor seperti kondisi cuaca, fluktuasi pasokan dan permintaan global akibat konflik regional dan ketegangan geopolitik, dan perubahan pasar komoditas. Volatilitas ini terjadi sejak tahun 2022 saat trend harga komoditas dari windfall menjadi downfall. Langsung ekonomi kita oleng.


Akibat terlena dalam pesta kemudahan mendapatkan devisa dari produk primer, lupa terhadap focus melakukan transformasi ekonomi.  Kurangnya diversifikasi membuat perekonomian rentan terhadap guncangan eksternal dan mengurangi kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi pasar. Jadi walau negara lain juga melemah mata uangnya terhadap USD, itu cara mereka mensiasati kebijakan suku bunga tinggi the Fed. Memanfaatkan momentum penguatan index USD untuk lebih banyak mengekspor produk industri. Sementara kita, kurs melemah karena jatuhnya harga komoditas primer. Manfaat penguatan index USD tidak terpengaruh terhadap pertumbuan industri. Justru yang terjadi adalah deindustrialisasi.


Kedua. Ekstraksi dan produksi produk primer dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan, termasuk penggundulan hutan, degradasi tanah, dan polusi, yang dapat membahayakan kelangsungan perekonomian dalam jangka panjang. Kalau mau jujur menghitung kerugian sosial dan ekonomi akibat dari ketergantungan kepada komoditas primer, mungkin lebih besar ruginya daripada untungnya. Terutama bagi anak cucu kita atau generasi berikutnya.


Ketiga. Ketergantungan pada produk-produk primer sangat sulit menekan rasio GINI. Karena manfaat yang diperoleh sering kali dinikmati oleh segelintir orang saja, sementara banyak penduduk di daerah pedesaan yang bekerja di bidang produksi primer mungkin mempunyai pendapatan rendah dan terbatasnya akses terhadap layanan sosial.


Keempat. Kemerosotan perekonomian di negara-negara mitra dagang utama seperti China, Jepang atau gangguan dalam rantai pasokan global berdampak signifikan terhadap Indonesia yang bergantung pada ekspor produk primer. Jadi hidup mati kita sangat tergantung kepada faktor eksternal. Tidak ada lagi kemerdekaan dalam arti sesungguhnya atau dalam arti kemandirian pasar dan tekhnologi, produksi.


Kelima. Ketergantungan pada komoditas primer sering kali gagal menghasilkan stabilitas ekonomi karena harga internasional yang tidak stabil dapat menyebabkan ketidakstabilan makroekonomi dan politik. Konsentrasi kekayaan SDA dapat mendorong perburuan rente dan korupsi. Memobilisasi sumber daya dari komoditas primer dapat memperlambat proses transformasi ke industrialisasi. Ya moral hazard. Sehingga terus bergantung kepada SDA. 


Solusinya ? 


Sederhana saja. Yaitu harus ada political will untuk melakukan transformasi ekonomi dari komoditas primer ke produk industri. Caranya ?  Mendorong diversifikasi ke sektor manufaktur, jasa, dan industri bernilai tambah tinggi. Menambah nilai pada produk primer melalui transmisi dan industrilalisasi, bukan hilirisasi. Meningkatkan pendidikan dan pelatihan keterampilan agar proses transisi tenaga kerja dari sektor primer ke industri yang lebih beragam dan berbasis pengetahuan. Investasi di bidang infrastruktur, yang menjamin terjadinya  efisiensi logistik distribusi barang. Karena kita negara bahari, maka yang diutamakan adalah pelabuhan dan armada kapal. Jalur darat utamakan kereta api.  Transformasi  energi dari fosil ke energi hijau yang efisien seperti PLTAir, PLTSampah. 


Menugaskan The Indonesia Investment Authority  atau  Indonesia's sovereign wealth fund melakukan Manajemen Risiko, seperti melakukan perlindungan nilai ( Hedging) terhadap melemahkan harga komoditas, Ini akan efektif memitigasi dampak negatif volatilitas harga. Mejadikan ESG sebagai standar kepatuhan bagi praktik berkelanjutan dalam ekstraksi sumber daya mineral dan produksi pertanian. Cara ini  dapat menjamin ketersediaan sumber daya jangka panjang dan mengurangi degradasi lingkungan.


Program titipan Jokowi kepada Prabowo, tidak menyinggung transformasi ekonomi. Tetap bergantun kepada SDA atau komoditas primer. Jokowi titip belanja pada 2025 mendatang, 16,15%–17,80% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Bila mengacu PDB 2023 yang senilai Rp20.892,4 triliun, artinya belanja negara akan mencapai Rp3.374,12 triliun hingga Rp3.718,85 triliun.  Dampaknya defisit APBN semakin melebar di rentang 2,45% hingga 2,8% terhadap PDB. Tentu semakin besar utang di call. Kalau Prabowo patuhi titipan Jokowi ini, saya yakin Rupiah terjun bebas…dan nasip prabowo akan sama dengan mertuanya. Dijatuhkan karena kurs jatuh. 


***


Ekonomi kita bergantung kepada komoditas primer yang bersumber dari Alam. Itu juga yang tercermin dari sebagian besar emiten yang ada di bursa. Kita tahu komoditas primer sangat rentan terhadap volatile market. Kalau harga jatuh di pasar dunia ya kinerja emiten juga jatuh. Saham akan terkoreksi ke bawah. 


“ Mengapa ? kan dengan melemahnya kurs justru menguntungkan eksportir SDA. Makin banyak rupiah yang mereka terima. Jadi konflik regional antara israel dan Iran itu berkah bagi eksportir SDA“ Kata teman.


“ Karena bisnis model pengelolaan SDA kita sebagian besar dibiayai lewat skema counter trade. Jadi walau ekspor SDA kita surplus, tetap saja Devisa Hasil Ekspor sebagian besar dikuasai oleh trader di luar negeri. Ya mereka tahan DHE. Ngapain opindahkan ke IDR. Makanya tidak ada perbaikan kinerja secara significat terhadap emiten yang kelola SDA termasuk upstream, downstream, midtream hanya onani saja   “ Jawab saya.


“ Tapi saham LQ 45 melejit tuh”


“ Ya itu untuk sementara saja. Karena investor masih wait and see. Mereka mencoba pindah dulu portfolio ke LQ 45. Tetapi nanti pasti mereka out. Tuh lihat IHSG terlihat mengalami tekanan pada penutupan pekan kemarin indeks mengalami break down dari support dan berpeluang turun ke 7.000. Kemudian jika IHSG turun lebih dalam hingga melewati area 7.000 maka support berikutnya adalah 6.890.” Kata saya.


Para pelaku pasar semakin pesimis terhadap penurunan tren suku bunga bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve atau The Fed pada 2024. Hari ini dan kamis  akan ada rapat dewan gubernur BI. Kalau dalam rangka menahan kejatuhan kurs, suku bunga acuan BI dinaikan. Maka Bursa bisa jatuh. Karena emiten LQ45 akan kesulitan likuiditas dan cost of fund semakin mahal. Daya beli pasar domestik akan melemah. So, sebaiknya BI tidak menaikan suku bunga. Support yang real menahan kejatuhan rupiah ya lewat fiskal. Segera lakukan perubahan APBN dengan menurunkan defisit. 



Heli kepresidenan Iran jatuh…?

  Tiga helicopter konvoi menuju proyek Bendungan. Salah satu heli ditumpangi oleh orang penting di Iran. Ia adalah Presiden Iran Ebrahim Rai...