Jumat, 26 Oktober 2018

Luhut Binsar Panjaitan


Seorang purnawirawan Perwira Tinggi pernah berkata kepada saya bahwa Luhut Binsar Panjaitan ( LBP) bukan hanya punya integritas tinggi sebagai pribadi tapi lebih dari itu dia seorang yang jenius. Cepat belajar dan cepat menguasai keadaan. Ia adalah lulusan terbaik AKABRI angkatan tahun 70. Karenanya dia berhak mendapat penghargaan Adhi Makayasa. Konon katanya rating kelulusannya di AKABRI sampai kini belum ada yang mengalahkannya. Dia juga mengenyam latihan di pusat pusat pelatihan pasukan khusus terbaik dunia dengan rekor selalu terbaik. Dengan bekal itu dia ditugasi oleh TNI mendirikan sekaligus menjadi komandan pertama Detasemen 81 (sekarang Sat-81/Gultor) kesatuan baret merah Kopassus. 

Hasilnya? Kopassus kini menjadi salah satu pasukan anti teror terbaik didunia. Ketika masih Pangkat Letnan dia ikut dalam operasi merebut Timor Timur dan kemudian berlanjut menjadi komandan tempur dalam beberapa operasi militer. Disamping pendidikan militer dia juga berkesempatan melanjutkan ke Universitas sampai ke luar negeri untuk mengambil gelar Masters in Public Administration, pada George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat. Juga berkesempatan kuliah di National Defense University, Amerika Serikat. Selalu lulus dengan terbaik.

Kematangan sikap
Menjelang kejatuhan Soeharto tahun 1997, Luhut menjabat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI-AD dan kemudian dari tahun 1997 sampai tahun 1999 menjabat Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD). Jadi praktis dia menjauh dari gonjang ganjing politik yang melibatkan TNI dalam pengamanan proses kejatuhan Soeharto. 

Ketika Habibie naik sebagai Presiden, entah mengapa perwira hebat yang jenius itu akhirnya dihentikan karirnya sebagai PATI untuk menjadi Dubes di Singapore. Sebagai prajurit dia tidak bisa menolak perintah menduduki pos sebagai diplomat. Saat sebagai Dubes Singapore dia berani menerbitkan Passpor baru untuk PS yang sudah expired. Padahal ketika itu politik sentimen  anti keluarga ex Cendana sangat kuat. 

Ketika Gus Dur naik sebagai presiden, dia masuk dalam kabinet Menteri perdagangan dan perindustrian. Tapi jabatannya hanya seumur kekuasaan Gus Dur sebagai presiden. Setelah 2001 karir di pemerihtahan berakhir. Luhut kembali ke masyarakat. Cita citanya ingin jadi KASAD atau PANGAB kandas walau dia termasuk perwira terbaik. Mungkin karena sikap LBP yang dekat dengan ormas Islam tradisional dan tidak begitu saja mau diperintah kalau bertentangan dengan nuraninya.

Ada cerita ketika menjabat Komandan KOREM 081/Dhirotsaha Jaya di Madiun, Jawa Timur , dia dapat perintah langsung dari LB Moerdani agar menghadang langkah Gus Dur jadi ketua NU. Maklum Gus Dur ketika era Soeharto bukan orang yang disukai, bahkan dianggap ancaman. Namun LBP menolak perintah itu dengan caranya. Akhirnya Gur Dur berhasil terpilih sebagai Ketua NU. Luhut tidak merasa terancam karirnya karena itu. Bahkan selanjutnya hubungan Gus Dur dengan Luhut semakin dekat walau mereka berbeda agama. Dari Gus Dur dia dapat memahami kehidupan islam sesungguhnya.

Karir Bisnis.
Koneksi bisnis Luhut sudah terjalin sejak dia masih sebagai Militer, Tugasnya yang pernah sebagat pejabat tinggi BAIS memang lebih banyak bergaul dengan kalangan konlomerat di era Soeharto. Ketika dia menjabat sebagai Dubes RI di Singapore, dia berhasil meyakinkan keluarga Salim untuk kembali berbisnis di Indonesia setelah masalah hutang diselesaikan di BPPN. Setelah keluar dari kabinet Gus Dur, tahun 2001 Luhut bersama istrinya, Devi, mendirikan yayasan misi sosial bernama Yayasan Del. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan sumber daya manusia Indonesia agar menjadi manusia yang berguna bagi bangsa dan negara. Karena sadar yayasan butuh dana dan dia tidak mau mengemis dana dari orang. Jalan yang ditempuhnya adalah masuk kemedan bisnis.

Tahun 2003 dia mendapat tugas dari Taufik Kiemas mencari solusi atas Hutang Kiani Kertas. Karena itu dia mendekati Prabowo agar mendapatkan akses pendanaan dari Hashim. Tapi setelah Kiani diambil alih dari Bob Hasan, dia keluar dari jajaran direksi Kiani. Dan memutuskan tidak lagi bermitra dengan Prabowo. Luhut mendekati sahabat lamanya yaitu Aburizal Bakrie yang sudah dikenalnya sejak masih bertugas di Timor Timur. Dari ical inilah dia dapat peluang untuk masuk bisnis batu bara. Ketika memulai bisnis batu bara sebelum tahun 2004 hartanya hanya Rp. 7,2 miliar.

Menurut teman saya, walau Luhut bukan orang bisnis tapi strategi militer dia terapkan dengan baik dalam bisnis. Dia paham sekali akan pentingnya jalur logistik, SDM dan mitra strategis. Makanya dia memilih 3 (tiga) konsesi area tambang batubara seluas 7087 di Kalimantan Timur. Area-area tambang yang berdekatan ini, yang dikelola oleh 3 (tiga) anak perusahaan, berada pada lokasi tambang yang dekat jaraknya dengan pelabuhan setempat. Pembangunan pertama pada aset greenfield dimulai dengan PT Indomining pada tahun 2007. Nasip bagus berpihak kepada Luhut. Harga batubara melambung. Dia untung besar. Dari keuntungan ini dia membangun area tambang atasnama PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN) pada tahun 2008. Harga batubara terus melambung dan dia ekspansi lagi dengan membangunan area tambang PT Trisensa Mineral Utama (TMU) pada tahun 2011.

Dari pendapatan Bisnis tambang ini , Luhut melakukan gerakan cepat seperti Kopassus, dengan membentuk team khusus hebat lulusan luar negeri sebagai Kapten melakukan ekpansi bisnis ke sektor Pembangkit listrik, Perkebunan Sawit, Industri. Dari tahun 2004 sampai dengan tahun 2013 dia berhasil mendirikan 16 perusahaan. Tanggal 6 Juli 2012 Toba Bara mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan ticker TOBA dan merilis sebesar 210.681.000 saham atau 10,5 % dari jumlah modal disetor, dengan perolehan dana sebesar Rp 400.293.900.000. Luhut pernah tercatat sebagai pembayar pajak terbesar di Indonesia dan berdasarkan laporan kekayaannya tahun 2015 mencapai Rp 660 miliar. Tentu kini dia anggota kabinet terkaya di era Jokowi.

Politik
Ketika Ical mencalonkan diri sebagai Presiden, Luhut ditunjuk sebagai ketua tim Sukses Ical. Luhut kenal Ical bukan hanya setahun tapi puluhan tahun ketika dia masih perwira pertama. Dan Ical juga banyak membantunya ketika awal berbisnis. Namun ketika Ical bergabung dengan Prabowo, dia lompat ke Jokowi. Mungkin Luhut tahu persis karakter Prabowo dan dia punya pengalaman pahit bermitra dengan Prabowo. 

Walau Ical marah besar dan jajaran golkar juga marah, namun Luhut tetap mengikuti nuraninya berada di tim Jokowi. Apalagi Luhut sudah mengenal Jokowi sejak tahun 2009 dan bermitra dalam bisnis furniture pada PT Rakabu Sejahtera, Solo. Luhut tahu persis bahwa Jokowi orang yang jujur, cerdas, kreatif dan punya prinsip karakter yang kuat. Ketika Jokowi terpilih sebagai presiden, partai pendukungnya tidak menginginkan LBP masuk dalam kabinet. LBP tenang saja. Namun setelah itu Jokowi mengangkatnya sebagai kepala staf kepresidenan. Terbukti dia membantu banyak tugas Jokowi dalam melakukan reformasi Migas dan pangan. Hasilnya luar biasa. Dan elite politik PDIP bisa menerima bila akhirnya LBP masuk dalam kabinet sebagai Menko Polhukam.

Kesimpulan
Kalau ada issue negatif tentang LBP maka itu tidak beralasan., Apalagi menuduh LBP sebagai otak masuknya TKA asal China ke Indonesia. Mata duitan. Dia udah kaya sebelum jadi Menteri. Engga seperti Said Didu dan lainnya pengangguran banyak acara. LBP punya karakter yang kuat dengan mengutamakan nuraninya. Jangankan sama china, sama rekan bisnis saja dia bisa tegas untuk keluar bermitra kalau bertentangan dengan nuraninya. Bahkan dalam tugas sebagai militer dia tetap mengikuti nuraninya untuk tidak mengikuti perintah atasannya menjegal Gus Dur. 

Sebagai prajurit yang dididik berpuluh tahun dalam disiplin bela negara, sikap nasionalisme LBP tidak perlu diragukan. Mau bukti? Ketika menjabat sebagai Menkopolhukam dia berhasil mencabut hak pengatur lalulintas udara oleh singapore dan diserahkan kepada TNI AU. Dan mencabut konsesi kapal perang singapore melakukan latihan militer di perairan Indonesia kecuali latihan bersama dengan TNI. Padahal itu sudah berlangsung sejak era Soeharto. Dari dulu china punya Nine-dashed line yang di claim sebagai wilayahnya menjorok hingga perairan Natuna. Perundingan LBP dengan china, berhasil mengeluarkan Indonesia dari nine dashed line itu sehingga indonsia tidak masuk dalam sengketa laut china selatan dengan china

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Financial Solusi Proyek kereta cepat.

  Pada hari minggu saya diskusi dengan Yuni, Florence dan Awi di kantor berkaitan dengan perubahan susunan komisaris. Florence gantikan Awi ...